Bahaya dan Resiko Terburuk Memakai Artikel Spinner Yang Merusak Blog

Artikel252 Dilihat

Aslisunda.com | Bahaya dan Resiko Terburuk Memakai Artikel Spinner untuk blog – Semakin meningkatnya minat terhadap dunia blogging, serta semakin banyaknya artikel yang di publish. Maka menuntut seorang blogger untuk membuat artikel baru. Salah satu caranya adalah dengan Spinner Artikel.

Artikel spinner bekerja dengan merubah kata aktif menjadi pasif, begitupun dengan sebaliknya. Diharapkan dengan melakukan hal tersebut bisa mengelabui google, dan dinyatakan “Artikel Unik”.

Baca Juga : 10 Kekeliruan Dalam Komunikasi dengan Anak | Artikel Pendidikan

Memang sudah terbukti, dengan spin artikel bisa diterima adsene. Bahkan bisa menghasilkan cuan. Namun disamping teu di calana, eh namun disamping itu, apakah itu melanggar etika, etiket, toket dll? Juga apakah aman untuk kelangsungan blog kita? Adakah resiko terburuk untuk blog ketika menggunakan artikel spinner untuk blog?

Artikel Spinner Plagiat?

Secara teori, melakukan spinner artikel merupakan “tindakan mengambil hasil karya milik orang lain kemudian di spin sehingga menjadi karya baru dengan waktu singkat”.

Saya tidak akan menghukumi, anda bisa menilaunya sendiri. Karena mudahnya membuat artikel dengan cara spinner, maka tidak sedikit blogger menggunakannya. Apalagi seperti saya yang tidak terbiasa menulis, malas belajar menulis, maka cara instan ya pakai spinner artikel. Sehingga tidak jarang, banyak blogger yang mengambil jalan ini.

Resiko Terburuk Memakai Artikel Spinner

Saking mudahnya, kita bisa membuat artikel dengan cepat. Hanya butuh beberapa detik saja artikel berhasil dibuat. Kita bisa memposting puluhan bahkan ratusan artikel sehari dengan mengggunakan spinner artikel.

Artikel Spinner sama dengan Jalan Pintas dan Instan, Ketika mengambil jalan pintas dengan instan, tentu resiko juga tinggi. Ibarat kita mengendarai kendaraan. Semakin cepat kita memacu kendaraan, maka semakin besar resiko yang akan di tanggung.

Begitupun dengan artikel spinner, mendapatkan artikel dengan instant dengan mengelabui google, lambat laun akan terdeteksi. Terdapat banyak dampak negative ketika menggunakan spinner artikel, salah satunya membuat malas membuat artikel asli, menghambat perkembangan blog, juga resiko terburuknya blog kita deindex total.

Mimin Ragkum dari aurdev.com, terdapat 5 Resiko terburuk dari Artikel Spinner untuk perkembangan blog.

1. Mematikan Skill Menulis

Resiko Terburuk pertama ketika Memakai Artikel Spinner. Karena terlena menggunakan artikel spinner, tanpa memikirkan Resiko Buruk terhadap perkembangan Blog, maka secara tidak sadar anda telah menutup kemampuan menulis. Karena menulis bukan skil instan, tapi butuh kebiasaan. Jadi apabila sudah dibiasakan memakai artikel spinner maka anda tidak akan terbiasa menulis artikel sendiri.

2. Tidak Enak Di Baca

Membuat artikel dengan cara spinner biasanya tidak enak dibaca. Karena terkadang mengganti sinonim dan menghapus sebagian kata agar terlihat unik dan fresh. Yang menulis langsung saja terkadang tidak enak dibaca, seperti halnya tulisan mimin ini. Tanda baca, Bahasa, terkadang masih acak-acakan. Namun karena mimin belajar menulis sendiri artikel, walaupun masih mencari pola dan ide dari tulisan orang lain. Itu saja sudah sulit, berbeda dengan yang sudah bisa menulis artikel.

Terkadang artikel hasil spinner membuat bingung, nah bagaimana orang mau membacanya jika artikelnya tidak jelas siyaqul kalam atau undak unduk bahasanya. Sekarang pembaca sudah mulai pintar, mana artikel hasil spin, mana artikel yang unik dan organic, lah admin nda tahu apa bahasanya. Wkwkwk…

3. Unik Tapi Terkesan Plagiat

Spin artikel dilakukan dengan cara mengambil artikel milik orang lain. Hal ini tentu saja kurang bagus dilakukan. Jika Anda mengecek artikel hasil spin di plagiarisme checker maka artikel spin akan terlihat unik. Akan tetapi ini bukan hal yang bagus karena hasil spin artikel tidak enak dibaca. Nah mimin sengaja tidak menulis ulang kalimat nomor 3. Biarkan seperti aslinya. Apakah mimin termasuk plagiat? Ya….

4. Mudah Deindex

Menggunakan spinner untuk membuat artikel memang tidak berpengaruh terhadap blog. Tapi itu dulu… namun sekarang, artikel hasil spinner sangat mudah di deteksi oleh google. Ketika ketahuan google, awalnya hanya beberapa artikel yang deindex. Namun semakin lama maka resiko terburuk adalah blog anda deindex total. Itu yang pernah terjadi pada salah satu tutor saya dalam membuat artikel. Karena sifatnya yang penasaran, dia mencoba artikel spinner terhadap blognya. Dan ternyata seluruh artikelnya deindex. Bahkan domainnya pun inkut deindex, itu menurut pengakuan beliau.

5. Jangan jadi Spinner jadilah ReWriter

Nah poin yang kelima ini yang admin lakukan, baca dulu artikelnya, kemudian kita ungkapkan dengan Bahasa sendiri. Walau terkadang pola yang di gunakan sama. Namun kita berfikir mencoba mendeskripsikan apa yang kita baca. Ah kalau begitu sama aja min, ish jelas beda donk. Rewrite itu kita menjelaskan dengan Bahasa kita, tanpa bantuan tools. Sedangkan artikel spinner kita copy kemudian paste, tekan Spin jadi deh artikel. Tanpa harus memikirkan Bahasa yang disampaikan.

Kesimpulan:

Saran admin, jangan di biasakan memakai Artikel hasil Spinner, selain berakibat buruk untuk pribadi, juga memiliki resiko yang tinggi untuk Blog.

Admin belajar menulis artikel dengan harapan kedepan semakin terbiasa menulis. Dan admin yakin hasilnya lebih bagus dari hasil spinner. Walaupun saat ini hanya mampu me rewrite tulisan orang, tapi sudah bangga, karena tidak copas. Eh Copas dari web mimin sendiri sih 🙂

Itulah Bahaya dan Resiko Terburuk Memakai Artikel Spinner yang dapat mimin sampaikan. sekian dan demikian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *