Ketua DPRD Buleleng Cek Kesiapan RSUD Jelang Pendistribusian Vaksin Covid-19

Berita66 Dilihat

SINGARAJA, WWW.MATAKOMPAS.COM- Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna bersama rombongan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Buleleng pada Senin (4/1) pagi.

Kunjungan itu dilakukan jelang pendistribusian vaksin Covid-19 yang akan diberikan pemerintah pusat kepada seluruh masyarakat termasuk di Kabupaten Buleleng.

Tak hanya Ketua DPRD Buleleng, Supriatna,  Didampingi Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Luh Hesti Ranitasari,  Kala itu nampak pula anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali, Kadek Setiawan asal Desa Panglatan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng di sela-sela kunjungan turut melakukan pengecekan kesiapan jelang distribusi Vaksin Covid-19 di RSUD Buleleng.
Ketua Supriatna mengatakan, kunjungan ini dilakukan, untuk memastikan kesiapan  RSUD Buleleng jelang pendistribusian vaksin Covid-19. Disamping itu, kunjungan itu juga bertujuan melihat secara langsung pelayanan kesehatan di RSUD Buleleng.
Terpenting, imbuh Ketua Supriatna, kami mengetahui kesiapan dari RSUD Buleleng yang telah dilengkapi dengan fasilitas mesin PCR untuk melakukan tes usap (swab test), dalam hal menangani kasus Covid-19 di Buleleng.
“Kami berharap pasca liburan ini, kasus Covid-19 di Buleleng tidak mengalami lonjakan. Intinya pada tahun 2021, kami juga ingin melihat pelayanan dan juga kesiapan RSUD Buleleng ini dalam penanganan Covid-19 di Buleleng,” ungkap Ketua Supriatna.
Nah, terkait kesiapan pasti pemerintah daerah dalam hal pendistribusian vaksin Covid-19 di Buleleng, sejauh ini berdasarkan hasil koordinasi masih menunggu petunjuk pemerintah pusat terkait dengan jumlah dan teknis dalam pendistribusiannya.
“Sesuai dengan informasi tempat penyimpanan dan tenaga yang akan menangani vaksin ini sudah disiapkan di Dinas Kesehatan. Dan untuk pos vaksinasi secara detail disampaikan oleh Satgas Covid-19. Namun pada intinya semua sudah siap,” ungkapnya.
 

Ketua Supriatna berharap, sebelum nantinya dilakukan vaksinasi secara massal, seluruh masyarakat Buleleng tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.
“Ini sebagai upaya agar terhindar dari penularan Covid-19. Dan kasus Covid-19 di Buleleng bisa ditekan ke zona yang lebih baik,” terangnya.
Sementara, Dirut RSUD Buleleng, Putu Arya Nugraha menegaskan, RSUD Buleleng secara resmi hanya sebagai tempat melayani efek samping dari pemberian vaksin.
“Resminya melayani efek samping pemberian vaksin yang diberikan di pos-pos vaksin ditentukan Dinas Kesehatan,” ucap Arya Nugraha.
Vaksin Covid-19 diterima Buleleng akan disimpan di gudang milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng. Pemberian vaksin pertama kali diberikan kepada tenaga medis yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.
Dirut Arya Nugraha tak menampik, jika kemungkinan ada efek samping dalam pemberian vaksin. Sama halnya dengan efek samping dari pemberian obat. Hanya saja kata Arya Nugraha, vaksin Covid-19 ini sudah melalui analisis dengan riset baku, yang menunjukan bahwa efek sampingnya ringan.
“Efek sampingnya itu sedikit dan ringan tapi tetap disiapkan. Ya ini karena Covid-19, jadi perlu ada antisipasi dan kami sudah ada SDM (Tenaga medis, red) yang sudah terlatih. SDM untuk vaksin sudah disiapkan dan terlatih,” pungkasnya.
Kehadiran Ketua DPRD Buleleng, Supriatna, didampingi Ketua Komisi IV, Luh Hesti Ranitasari, ke RSUD Buleleng ini diterima langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD. (Red/Tim/Mk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *